Daftar isi bagian ini

10 mobil listrik terlaris di Indonesia

Cara saya memilih sepuluh model ini

“Populer” bisa diartikan banyak hal. Saya memakai ukuran yang bisa diperiksa: jumlah unit yang tercatat menurut Gaikindo pada periode Januari sampai September 2026, sebagaimana dilaporkan Kontan pada 12 Oktober 2026 (Kontan).

Angka Gaikindo adalah angka distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales), bukan penjualan eceran ke konsumen akhir. GoodStats menjelaskan istilah itu sebagai “jumlah kendaraan yang dikirim dari pabrikan ke dealer” (GoodStats, 23 Juli 2026).

Jadi urutan di bawah mencerminkan pengiriman ke dealer, yang biasanya sejalan dengan pembelian tetapi tidak persis sama.

Total sepuluh model ini 89.502 unit pada sembilan bulan pertama 2026. Grafik di bawah menunjukkan sebaran per model.

Penjualan 10 mobil listrik terlaris (unit) Januari sampai September 2026, wholesales Gaikindo Jaecoo J5 EV 26.635 BYD Atto 1 24.749 Geely EX2 11.659 BYD M6 7.043 BYD Sealion 7 4.266 Wuling Darion EV 4.020 Denza D9 3.009 MG S5 EV 2.914 Geely EX5 2.760 VinFast VF 3 2.447
Sumber: Kontan, 12 Oktober 2026, mengutip data Gaikindo. Angka wholesales, yaitu pengiriman pabrikan ke dealer. Batang oranye: peringkat pertama.

Daftar ini bisa berubah menurut periode. Pada data semester I 2026 (Januari sampai Juni), GAC Aion V dan Wuling Eksion masuk sepuluh besar, sedangkan MG S5 EV dan VinFast VF 3 belum (GoodStats). Mobil di peringkat 1 sampai 7 sama di kedua periode (GoodStats; Kontan), dengan urutan yang konsisten.

Ringkasan: harga, baterai, dan klaim jarak

Harga di tabel berikut dalam rupiah, umumnya OTR Jakarta, dan sumber tiap angka ada di bagian masing-masing model. Klaim jarak tempuh berasal dari pabrikan berdasarkan siklus uji NEDC, kecuali ada keterangan lain.

# Model Harga (jutaan Rp) Baterai Klaim jarak
1 Jaecoo J5 EV 279,9 (Standard) sampai 324,9 (Premium) 60,9 kWh 461 km
2 BYD Atto 1 199 sampai 245 30,08 sampai 38,88 kWh 300 sampai 380 km
3 Geely EX2 239,9 (Pro) sampai 269,9 (Max) 40,8 kWh LFP 395 km
4 BYD M6 395 sampai 445 58 kWh (Standard) hingga 450 km (Standard)
5 BYD Sealion 7 629 sampai 719 (harga tercantum, ketersediaan perlu dicek) sekitar 82,6 kWh 542 sampai 567 km
6 Wuling Darion EV 399 (CE) sampai 459 (EX) 69,2 kWh LFP 540 km (CLTC)
7 Denza D9 950 103,36 kWh 600 km
8 MG S5 EV 333,9 (harga khusus awal) sampai 410,9 62 kWh (Magnify Max) 410 sampai 545 km
9 Geely EX5 465 sampai 515 60,22 kWh 490 sampai 495 km
10 VinFast VF 3 152 (sewa baterai) sampai 215 18,64 kWh 210 km

Berikut penjelasan tiap model.

1. Jaecoo J5 EV

Jaecoo J5 EV memimpin penjualan kumulatif dengan 26.635 unit pada Januari sampai September 2026, dan tercatat 3.276 unit pada September saja (Kontan; Gaikindo). J5 EV unggul secara kumulatif, sedangkan pada September BYD Atto 1 tercatat lebih banyak dalam sebulan, yaitu 4.840 berbanding 3.276 unit.

Harga per akhir September 2026 adalah Rp279,9 juta untuk Standard dan Rp324,9 juta untuk Premium, tercantum di situs resmi Jaecoo Indonesia (detikOto, 28 September 2026). Sebelumnya harganya Rp249,9 juta dan Rp299,9 juta. Menurut detikOto, per September 2026 tidak ada lagi J5 yang dijual di bawah Rp250 juta.

Spesifikasinya: baterai 60,9 kWh, klaim 461 km (NEDC), motor 155 kW, dan pengisian DC sampai 130 kW dengan 30% ke 80% dalam 28 menit (detikOto, 28 Oktober 2025). Standard dan Premium memakai motor dan baterai yang sama, dan selisihnya ada di fitur (Listrik Indonesia, 10 Agustus 2025).

Dari tiga model terlaris, J5 EV punya klaim jarak terpanjang, dengan harga yang juga paling tinggi.

2. BYD Atto 1

BYD Atto 1 mencatat 24.749 unit pada sembilan bulan pertama 2026 dan 4.840 unit pada September, angka bulanan tertinggi di antara semua mobil listrik pada bulan itu.

Daftar harga BYD edisi September 2026 mencantumkan tiga varian: Standard Rp199 juta, Dynamic Rp210 juta, dan Premium Rp245 juta (Otodriver, 15 September 2026). Moladin pada 8 September 2026 mencatat angka yang sama (Moladin).

Varian Dynamic memakai baterai 30,08 kWh dengan klaim 300 km (NEDC), dan Premium memakai 38,88 kWh dengan klaim 380 km (Listrik Indonesia, 2 Agustus 2025). Selisih harga Dynamic ke Premium Rp35 juta membeli baterai lebih besar dan fitur tambahan.

3. Geely EX2

Geely EX2 tercatat 11.659 unit pada Januari sampai September 2026 dan 1.890 unit pada September, peringkat ke-15 dalam daftar semua model Gaikindo bulan itu (Gaikindo).

Menurut Moladin edisi 2 September 2026, EX2 Pro Rp239,9 juta dan EX2 Max Rp269,9 juta OTR Jakarta (Moladin). Pada masa peluncuran, Geely menawarkan harga khusus Rp229,9 juta untuk Pro dan Rp259,9 juta untuk Max bagi pemesan sampai 15 Februari 2026 atau 2.000 konsumen pertama, dengan harga normal Rp255 juta dan Rp285 juta OTR Jakarta (Carmudi).

Baterainya 40,8 kWh LFP, klaim 395 km (NEDC), dan motornya 85 kW (Carmudi, 21 Januari 2026).

Dalam uji Carmudi sejauh sekitar 100 km dari Jakarta ke kawasan Cibodas dan Puncak, konsumsinya rata-rata 18,1 kWh per 100 km dengan mode Sport dan Comfort, dan baterai berkurang 49% (Carmudi, 3 Februari 2026).

Baterai yang berkurang 49% untuk sekitar 100 km setara jarak sekitar 205 km per pengisian penuh, dan konsumsi 18,1 kWh per 100 km dengan baterai 40,8 kWh setara sekitar 225 km, jadi hasilnya sekitar 205 sampai 225 km. Ini hitungan saya dari satu uji jalan, bukan angka resmi, tetapi memberi gambaran bahwa jarak nyata di rute itu jauh dari klaim 395 km. Untuk mobil kota yang jarang melewati rute seperti itu, selisihnya lebih kecil.

4. BYD M6

BYD M6 adalah MPV listrik BYD dan tercatat 7.043 unit pada Januari sampai September 2026.

Daftar harga BYD September 2026: Standard Rp395 juta, Superior Rp435 juta, dan Superior Captain Seat Rp445 juta (Otodriver, 15 September 2026). Varian Standard pada 2026 mendapat baterai Blade 58 kWh dengan klaim sampai 450 km, dan tersedia dengan susunan enam atau tujuh kursi (Carmudi, 31 Juli 2026).

5. BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 tercatat 4.266 unit pada Januari sampai September 2026. Harga yang tercantum untuk Sealion 7 adalah Rp629 juta untuk Premium dan Rp719 juta untuk Performance (Zigwheels, dibuka 4 November 2026).

Ada catatan penting soal ketersediaan. Otodriver pada September 2026 mencatat bahwa Sealion 7 tidak lagi tampil di situs resmi BYD Indonesia (Otodriver, 15 September 2026). Per 4 November 2026, halaman model BYD Indonesia memang hanya menampilkan Seal, Atto 3, M6 DM, M6, dan Atto 1 (BYD Indonesia). Alasannya tidak dijelaskan di sumber mana pun yang dikutip di sini. Kalau kamu mengincar Sealion 7, tanyakan stok dan harga terkini langsung ke dealer.

Spesifikasinya: baterai Blade sekitar 82,6 kWh, klaim 567 km untuk Premium dan 542 km untuk Performance (NEDC), dan Performance berpenggerak semua roda dengan tenaga 523 hp (Carmudi, 16 Februari 2025).

6. Wuling Darion EV

Wuling Darion EV tercatat 4.020 unit pada sembilan bulan pertama 2026. Daftar harga Wuling edisi September 2026 mencantumkan CE Rp399 juta dan EX Rp459 juta OTR Jakarta (Otodriver). Harga peluncurannya Rp356 juta untuk CE dan Rp416 juta untuk EX bagi 1.500 pembeli pertama.

Baterainya LFP 69,2 kWh, klaim 540 km berdasarkan siklus CLTC, motor 150 kW penggerak roda depan, dan susunan tujuh kursi (detikOto, 6 November 2025). CLTC dan NEDC memakai pola uji yang berbeda, jadi jangan bandingkan 540 km ini langsung dengan angka NEDC mobil lain di daftar.

7. Denza D9

Denza D9 tercatat 3.009 unit pada Januari sampai September 2026, dan merupakan satu-satunya model berharga di atas Rp900 juta di daftar ini. Harganya Rp950 juta untuk varian FWD (Otodriver, 15 September 2026), sama dengan harga peluncurannya, Rp950 juta OTR Jakarta (Listrik Indonesia, 24 Januari 2025).

Baterainya 103,36 kWh dengan klaim 600 km dan motor tunggal 308 dk, dalam susunan kursi 2+2+3 atau 2+3+3, menurut artikel peluncuran Listrik Indonesia yang sama. Artikel itu menyebut siklus ujinya “NDC”, jadi bandingkan klaim ini dengan hati-hati. Media otomotif sering menempatkannya sebagai alternatif listrik untuk MPV mewah seperti Toyota Alphard.

8. MG S5 EV

MG S5 EV tercatat 2.914 unit pada sembilan bulan pertama 2026. Harganya berubah beberapa kali sepanjang tahun, jadi saya susun jejaknya dalam satu tabel (OTR Jakarta).

Waktu Ignite Magnify Magnify Max
Peluncuran, Februari 2026 Rp357,9 juta Rp374,9 juta Rp455,9 juta
Harga khusus 1.500 pembeli pertama Rp333,9 juta Rp355,9 juta tidak disebut
Juli 2026 Rp333,9 juta Rp355,9 juta Rp399,9 juta sampai akhir September 2026, dari Rp410,9 juta

Sumber: Kabarbursa, 6 Februari 2026 dan Kabarbursa, 17 Juli 2026.

Promo Magnify Max sudah berakhir pada akhir September, jadi Rp410,9 juta lebih aman dipakai. Angka itu lebih rendah dari Rp455,9 juta saat peluncuran, dan artikelnya tidak menjelaskan alasannya. Ignite dan Magnify masih tertulis Rp333,9 juta dan Rp355,9 juta pada Juli, padahal itu harga khusus 1.500 pembeli pertama, jadi tanyakan apakah harga itu masih berlaku.

Klaim jarak Ignite sampai 415 km dan Magnify sampai 410 km. Magnify Max memakai baterai 62 kWh dengan motor 201,2 HP dan klaim 545 km (NEDC), menurut artikel Juli yang sama. Artikel peluncuran mencatat garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km.

9. Geely EX5

Geely EX5 tercatat 2.760 unit pada Januari sampai September 2026. Harga OTR Jakarta menurut Moladin edisi 2 September 2026: Pro Rp465 juta sampai Rp475 juta dan Max Rp505 juta sampai Rp515 juta, tergantung apakah harga khusus masih berlaku (Moladin).

Baterainya 60,22 kWh (short blade), klaim 495 km untuk Pro dan 490 km untuk Max (NEDC), dengan pengisian cepat 30% ke 80% dalam 20 menit dan daya tahan lebih dari 3.500 siklus pengisian menurut klaim (IDX Channel, 22 Februari 2025).

Uji jalan Carmudi pada Mei 2025 dari Jakarta ke Bandung sejauh sekitar 154 km dengan tiga penumpang dan bagasi, kecepatan rata-rata sekitar 80 km/jam di tol, menghasilkan konsumsi 19,4 kWh per 100 km (Carmudi, 20 Mei 2025). Dengan baterai 60,22 kWh, itu setara sekitar 310 km per pengisian penuh, jauh di bawah klaim 490 sampai 495 km. Hitungan itu dari saya dan hanya berlaku untuk kondisi uji tersebut.

10. VinFast VF 3

VinFast VF 3 tercatat 2.447 unit pada Januari sampai September 2026. Moladin pada 8 September 2026 mencatat dua harga: Rp152 juta dengan skema sewa baterai dan Rp215 juta di luar skema sewa (Moladin). Halaman yang sama menampilkan kisaran Rp156 juta sampai Rp230,1 juta pada widget harga, jadi cek ulang angkanya ke dealer.

Dengan sewa baterai, kamu membayar harga mobil yang lebih rendah, tetapi ada biaya sewa baterai berkala dan baterai tidak otomatis menjadi milikmu. Hitung total biaya selama tiga sampai lima tahun sebelum memilih skema.

Spesifikasinya: baterai 18,64 kWh, klaim 210 km (NEDC), dan motor 32 kW (Listrik Indonesia, 31 Januari 2025).

Cara memilih mobil listrik yang tepat

Daftar di atas mengurutkan model berdasarkan penjualan, bukan kecocokan. Tabel berikut mengelompokkannya menurut kebutuhan, memakai harga dan klaim yang sudah dibahas di atas. Angkanya tetap angka klaim dan harga September 2026, jadi cek ulang sebelum memutuskan.

Kebutuhan Model yang layak dilihat Dasar pertimbangan
Harga masuk termurah VinFast VF 3, BYD Atto 1 VF 3 mulai Rp152 juta dengan sewa baterai (klaim 210 km); Atto 1 Dynamic Rp210 juta (klaim 300 km)
Mobil kota dengan jarak menengah Geely EX2, BYD Atto 1 Premium EX2 Pro Rp239,9 juta (klaim 395 km); Atto 1 Premium Rp245 juta (klaim 380 km)
Klaim jarak terpanjang di bawah Rp350 juta Jaecoo J5 EV Standard Rp279,9 juta dengan klaim 461 km; MG S5 EV Ignite Rp333,9 juta (harga khusus awal, cek) dengan klaim 415 km
Keluarga enam atau tujuh kursi BYD M6, Wuling Darion EV M6 Standard Rp395 juta (klaim 450 km); Darion EV CE Rp399 juta (klaim 540 km, siklus CLTC)
Pengisian cepat yang diklaim singkat Geely EX5, Jaecoo J5 EV EX5 mengklaim 20 menit untuk 30% ke 80%, J5 EV 28 menit
Segmen premium BYD Sealion 7, Denza D9 Sealion 7 Rp629 juta sampai Rp719 juta (ketersediaan perlu dicek); D9 Rp950 juta dengan klaim 600 km

Lima pertanyaan berikut lebih menentukan daripada peringkat penjualan.

Berapa jarak harianmu?

Hitung dulu jarak rata-rata hariannya. Kalau kamu menempuh sekitar 50 km pulang pergi, klaim 300 km BYD Atto 1 Dynamic sudah jauh di atas kebutuhan, dan kamu tidak perlu membayar mahal untuk baterai yang jauh lebih besar. Kalau kamu sering ke luar kota, jarak tempuh nyata dan kecepatan pengisian cepat jadi lebih penting dari harga.

Bisakah kamu mengisi di rumah?

Ini pertanyaan yang paling menentukan. Mengisi di rumah semalaman membuat jarak tempuh hampir tidak jadi masalah untuk pemakaian harian. Tanpa titik pengisian di rumah atau kantor, kamu bergantung penuh pada SPKLU, dan tarifnya lebih tinggi seperti dihitung di atas.

Seberapa jauh kamu percaya angka klaim?

Klaim jarak tempuh pabrikan adalah angka uji di bawah kondisi standar. Dua uji jalan di atas, yaitu Geely EX2 dan Geely EX5, menghasilkan jarak hitungan sekitar 205 sampai 225 km dan 310 km, atau sekitar 52% sampai 57% dan 63% dari klaim 395 km dan 490 sampai 495 km. Dua contoh itu bukan bukti untuk semua mobil. Konsumsi dipengaruhi kecepatan, medan, jumlah penumpang, penyejuk udara, dan mode berkendara. Perlakukan klaim sebagai batas atas, lalu sesuaikan perencanaanmu setelah tahu konsumsi nyata mobilmu.

Kapan mobil listrik belum cocok?

Ada situasi yang membuat mobil listrik kurang praktis, dan lebih jujur membahasnya sebelum membeli.

Kalau kamu tinggal di apartemen atau rumah tanpa titik pengisian dan tempat parkirmu tidak punya colokan, kamu bergantung pada SPKLU. Hitungan biaya di Bagian 2 menunjukkan SPKLU sekitar 1,7 kali lebih mahal dari rumah dan butuh waktu khusus untuk singgah. PLN dan mitranya mengoperasikan 3.007 lokasi SPKLU pada 2025.

Rute yang panjang tanpa cadangan menambah risiko: misalnya sering melewati daerah tanpa SPKLU, klaim jarak yang tampak cukup di brosur bisa menjadi tipis. Dua uji jalan Geely di atas menunjukkan jarak hitungan 52% sampai 63% dari klaim. Pada rute seperti itu, PHEV atau hybrid bisa lebih masuk akal, karena mesin bensin menutup kekurangan jarak.

Untuk anggaran yang ketat dan nilai jual kembali, ingat bahwa harga mobil listrik di Indonesia berubah cepat, seperti yang terlihat dari kenaikan harga Jaecoo J5 EV dan perubahan harga Wuling Darion EV dalam beberapa bulan.

Mobil listrik paling masuk akal ketika kamu bisa mengisi di rumah, rutemu rata-rata pendek, dan kamu menghitung biaya per tahun termasuk listrik, tidak berhenti di harga beli.

Bagaimana dengan umur baterai?

Studi Departemen Energi AS menyebut baterai bisa bertahan 12 sampai 15 tahun di iklim sedang dan 8 sampai 12 tahun di iklim berat, dan penggantiannya bisa mahal kalau baterai rusak (FuelEconomy.gov). Sumber itu tidak merinci iklim tropis, jadi pakai rentang bawah sebagai acuan hati-hati. Cek masa garansi baterai: MG, misalnya, menyebut 8 tahun atau 160.000 km untuk S5 EV.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa lama mengisi mobil listrik sampai penuh?

Pengisian penuh lewat AC bisa memakan 3 sampai 12 jam, tergantung kapasitas baterai dan daya charger. Pengisian cepat DC sampai 80% biasanya sekitar 20 sampai 30 menit untuk mobil yang mendukungnya.

Berapa biaya mengisi mobil listrik?

Untuk BYD Atto 1 Premium dengan baterai 38,88 kWh, mengisi penuh di rumah dengan tarif Rp1.444,70 per kWh menghabiskan sekitar Rp60 ribu sampai Rp67 ribu setelah memperhitungkan rugi pengisian. Di SPKLU dengan tarif Rp2.475 per kWh, biayanya sekitar Rp96 ribu atau lebih.

Apakah hybrid termasuk mobil listrik?

Tidak, kalau yang dimaksud mobil listrik murni. HEV dan PHEV masih memakai mesin bensin. PHEV bisa dicolok dan menempuh sekitar 32 sampai 64 km dengan listrik saja, sedangkan HEV tidak bisa dicolok sama sekali.

Apakah insentif pajak mobil listrik masih ada?

Insentif lama berakhir. Rencana PPN DTP baru (100% untuk baterai nikel, 40% untuk non-nikel) masih dikaji pada 23 Juni 2026. Cek status terbarunya ke Kementerian Keuangan atau dealer.

Apakah mobil listrik bisa dipakai mudik?

Bisa, dengan perencanaan. Pastikan baterai penuh sebelum berangkat, rencanakan titik SPKLU di sepanjang rute, dan jangan mengandalkan klaim jarak penuh. Pengisian cepat 30% ke 80% yang diklaim 20 sampai 28 menit pada Geely EX5 dan Jaecoo J5 EV membuat singgah di SPKLU relatif singkat, tetapi antrean dan SPKLU yang sedang rusak tetap mungkin terjadi.

Penutup

Mobil listrik sudah masuk jajaran model terlaris di Indonesia pada 2026, tetapi memilihnya tidak cukup dengan membandingkan harga. Untuk pemakaian dalam kota dengan titik pengisian di rumah, BYD Atto 1, Geely EX2, dan Jaecoo J5 EV memberi jarak tempuh klaim yang cukup di kisaran Rp200 jutaan sampai Rp300 jutaan. Untuk keluarga besar, BYD M6 dan Wuling Darion EV menawarkan kursi lebih banyak. Untuk perjalanan antarkota, kecepatan pengisian cepat dan ketersediaan SPKLU lebih menentukan daripada angka kapasitas baterai.

Sebelum membeli, tanyakan tiga hal ke dealer: harga OTR terbaru dengan semua biaya, konektor pengisian yang dipakai mobilnya, dan masa garansi baterai. Ketiganya menentukan biaya sebenarnya, dan tidak bisa dibaca dari brosur saja.

Tentang tulisan ini

Saya Mahyuddin Susanto, penulis blog ini. Latar belakang saya di jaringan dan infrastruktur TI, bukan otomotif (profil lengkap ada di halaman About), jadi artikel ini adalah rangkuman dari sumber publik yang dikutip di dalam teks, ditambah hitungan dari data sumber itu. Saya tidak menguji mobilnya sendiri. Kalau kamu menemukan angka yang sudah berubah atau keliru, kirim lewat halaman Contact. Angka yang terbukti berubah akan saya perbarui di artikel ini dan tanggalnya saya catat.

Sumber utama